tepat,
pada jum`at pagi pada tgl 10 Februari 2012, ada beberapa kejadian yang takkan
terlupakan, yaitu pertama, ketika mau ngaji ba`da subuh di mesjid, kami anak
kelas 6 putri di push up 10 kali oleh bapak pimpinan pondok pesantren karena
kami berisik, waduh rasanya malu banget, soalnya didalam mesjid ada kelas 6
putra seakan-akan kami memang sangat berisik gitu..,di samping itu, kami juga
merasa bersalah karena telah membuat tidak nyaman bapak kiyai yang sedang
berdzikir melakukan amalan seperti biasanya.(bapak kiyai, kami minta maaf
ya....)
kemudian,
kejadian kedua yaitu perazian HP, di kelas XII IPS 2 ntu, ada yang ketahuan
sedang main hp oleh wali kelas kami sendiri....setelah itu, wali kelas kami
yang juga selaku BP di sekolah kami, merasa curiga bahwa masih banyak
lagi yang bawa HP, beliau pun memanggil 3 ustazah bagian keamanan untuk
melakukan PERAZIAN. PERAZIANPUN DIMULAI.....di
kelas....
waw,
namanya juga koordinator keamanan, mereka pasti mencurigai tempat-tempat yang
biasa anak-anak suka menyembunyikannya, seluruh tubuh bagian luar kami
diperiksa, begitupun tempat pensil kami, kolong meja kami, bagian belakang
papan tulis dan juga sudut-sudut kelas kami..... merekapun mencurigai kami,
bahwa kami melemparkan hp di daerah wc...,tepatnya di sebelah kelas kami, namun
ini tertutup oleh dinding..........
asatidzah
bagian keamananpun menemukan beberapa hp dari daerah wc dan juga ada yang
langsung ketahuan di kelas...
perazian
di wilayah SMA selesai....
namun, dilanjutkan ke daerah wilayah
SMK........
mereka
anak SMK jurusan rpl kaget sekali, melihat asatidzah bagian keamanan....ada
yang berpikir akan ada pemeriksaan baju dan kuku...padahal bukan.....
mereka
yang sudah mengetahui bahwa ada perazian hp, buru-buru melindungi hp
mereka....... tapi tidak sempat....
salah satu
ustadzah bagian keamanan sudah menemukan di bagian cpu dan di sudut-sudut
kelas.....
ketika
itu, anak SMK rpl sedang belajar pelajaran produktif dengan guru yang sangat
percaya terhadap anak didiknya, tetapi pak guru marah sekali karena anak
didiknya justru membawa hp dan hp itu langsung dibanting dan langsung di
bakar...
memang
kami kesal dan tidak suka terhadap asatidz dan asatidzah karena mereka sudah
merazia hp kita...., tetapi Allah sebenarnya tidak meridhoi akan perbuatan kita
dan akhirnya Allah menunjukan jalan kepada kita lewat perazian ini agar kita
lebih giat belajar lagi, disiplin peraturan dan harus bisa mengoptimalkan waktu
sebaik-baiknya,,,,,,,,,
terima
kasih ya Allah....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar